Tuesday, 31 January 2012

MESKIPUN UMUR PANJANG

Adalah hal yang lucu, jika seseorang merayakan ulangtahun umurnya dengan penuh sukacita.

Padahal sebenarnya yang terjadi umurnya semakin berkurangan.

Bukankah yang patut mereka lakukan adalah koreksi diri atas hari-hari yang telah berlalu?

Seorang penyair berkata:

"Seorang menganggap ringan berlalunya malam padahal malam-malam itu berlalu dan tidak akan pernah kembali lagi"

Kita pasti faham purata umur manusia adalah antara enam puluh hingga tujuh puluh tahun.

Ada sebuah riwayat yang mengatakan bahawa Nuh a.s. adalah nabi yang umurnya paling panjang.

Suatu saat dia pernah ditanya:"Apa pendapatmu tentang dunia?"

Dia menjawab: "Dunia bagaikan rumah yang mempunyai dua pintu. Saya masuk dari satu pintu dan kemuadian keluar dari pintu yang lainnya."

Nabi Nuh a.s. yang berumur panjang (mengikut setengah riwayat 950 tahun) sahaja menganggap hidupnya sesingkat itu, lalu bagaimana dengan orang yang KEBERKATAN umurnya dicabut???

Bukankah dihari akhir nanti mereka hanya akan menghasilkan penyesalan dan kesedihan?

Hidup akan segera mereka akhiri, dan di akhirat nanti mereka akan menemukan diri mereka termasuk orang2 yang rugi dan miskin.

Allah SWT berfirman:

"Dan (ingatlah) akan hari yang (diwaktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia) hanya sesaat sahaja di siang hari, di waktu itu mereka saling berkenalan."
(surah yunus, 10:45)

Firman Allah SWT bermaksud:

"Dan pada hari terjadinya kiamat, bersumpah orang-orang yang berdosa;mereka tidak berdiam (dalam kubur) melainkan sesaat (sahaja)"

"Seperti demikianlah mereka selalu dipalingkan (dari kebenaran). Dan berkata orang-orang yang di beri ilmu pengetahuan dan keimanan(kepada orang-orang yang kafir):"

"Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak menyakini(nya)"
(surah Ar-rum, 30:56)

Pada ayat lain disebut:

Allah berfirman:

"Allah bertanya:"Berapa tahunkah lamanya kamu berada di bumi."

Mereka menjawab:"Kami berada (dibumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung."

Allah berfirman:"Kamu tidak berada ( di bumi) melainkan sebentar sahaja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui."
(surah Al-Mukminun, 23:112-114 )

Kerana pada hakikatnya umur itu sangatlah pendek, maka kita seharusnya memanafaatkannya secara optima dengan melakukan amal perbuatan yang soleh yang di redhai ALLAH SWT.

Sesiapa mengetahui pentingnya waktu, maka dia sudah mengetahui erti penting kehidupan.

Kerana waktu adalah kehidupan itu sendiri.

Berapa banyak waktu yang hanya digunakan untuk bersenda gurau sehingga mereka lupa tugas utama, dan akhirnya akan menyesal ketika kematian dan hari penghitungan amal perbuatan telah tiba.




No comments:

Post a Comment